BUTON, BUTONSATU.com - Sebanyak 13 sekolah di Kabupaten Buton masuk sebagai sekolah penggerak oleh Kementrian pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sekolah penggerak merupakan program Kemendikbud yang sudah berjalan sejak dua tahun terakhir.

"Buton pada tahun lalu masuk sekolah penggerak, dan alhamdulilah terdapat 13 sekolah yang masuk. Dan tahun ini juga kita masuk dalam kategori proses pendaftaran seleksinya," kata Kepala Dinas Pendidikan Buton Harmin.

Baca Juga: La Bakry Warning Oknum ASN yang Lakukan Jual Beli Jabatan: Bila Saya Dapati, Saya Akan Sanksi Pemecatan

Di wilayah Provinsi Sultra, jelas Harmin, hanya terdapat empat daerah yang sekolahnya masuk sebagai sekolah penggerak, diantaranya Kabupaten Buton, Buton Tengah, Kolaka Utara dan Kota Kendari.

13 sekolah di Buton yang masuk sebagai sekolah penggerak tersebut terdiri dari empat SMP, tujuh SD dan dua TK.

Baca Juga: 51 Kepala Sekolah di Buton Berganti

"Inti sekolah penggerak ini adalah akan menjadi sekolah yang bisa membiaskan pada sekolah-sekolah sekitarnya yang belum menjadi sekolah penggerak. Serta menjadi motivator atau memotivasi sekolah-sekolah yang lain," kata Harmin.

Untuk masuk sebagai sekolah penggerak, dapat mendaftarkan secara online. Lalu daru Kemendikbud akan melakukan verifikasi.

"Saya berharap tahun ini tidak hanya 13 sekolah yang masuk sekolah penggerak, kalau bisa semua sekolah di Buton masuk dalam sekolah penggerak, agar mutu dunia pendidikan kita bisa bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia," harapnya.